Produk Berkualitas, Gratis Ongkir & Pengembalian Mudah!
Sesoris
Akun SayaLacak Pesanan
BlogTips & Trik
Under Bed Storage: Manfaatkan Kolong Tempat Tidur untuk Penyimpanan
Tips & Trik

Under Bed Storage: Manfaatkan Kolong Tempat Tidur untuk Penyimpanan

26 Juni 2026
9 min read baca
/images/team/avatar-default.webp
Tim Sesoris
Home Organization Expert

Under bed storage atau penyimpanan kolong tempat tidur adalah salah satu trik organisasi rumah yang paling efektif namun sering diabaikan. Area di bawah tempat tidur biasanya memiliki luas 1,5 hingga 3 meter persegi - setara dengan satu lemari kecil - yang sayang jika dibiarkan kosong atau menjadi sarang debu.

Under bed storage box ditarik dari bawah tempat tidur dengan pakaian rapi di dalamnya
Under bed storage box ditarik dari bawah tempat tidur dengan pakaian rapi di dalamnya

Bagi Anda yang tinggal di kamar kost, apartemen studio, atau rumah minimalis dengan keterbatasan ruang, kolong tempat tidur bisa menjadi ruang penyimpanan rahasia yang sangat berharga. Artikel ini membahas secara lengkap cara memaksimalkan area tersembunyi ini.

Mengapa Kolong Tempat Tidur Ideal untuk Penyimpanan?

Ada beberapa alasan mengapa area di bawah tempat tidur menjadi lokasi penyimpanan yang sangat strategis:

  • Ruang yang besar tapi tidak terpakai - rata-rata tempat tidur ukuran queen (160x200 cm) menyediakan lebih dari 2 meter persegi ruang di bawahnya
  • Tersembunyi dari pandangan - barang yang disimpan di kolong tidak mengganggu estetika ruangan
  • Mudah diakses - cukup membungkuk atau menarik box untuk mengambil barang
  • Tidak memerlukan furnitur tambahan - Anda tidak perlu membeli rak atau lemari baru
  • Cocok untuk barang musiman - selimut cadangan, pakaian off-season, atau perlengkapan yang jarang dipakai bisa disimpan di sini

Namun, tidak semua tempat tidur cocok untuk under bed storage. Anda perlu memastikan ada cukup ruang antara lantai dan rangka tempat tidur - minimal 10-15 cm untuk box tipis, atau 20-30 cm untuk box standar.

Jenis Under Bed Storage yang Tersedia

1. Flat Storage Box dengan Roda

Ini adalah tipe paling populer dan praktis. Storage box berbentuk pipih (tinggi 10-20 cm) yang dilengkapi roda kecil di bagian bawah. Roda memudahkan Anda menarik dan mendorong box keluar-masuk tanpa harus mengangkat tempat tidur.

Material yang umum digunakan adalah plastik transparan, sehingga Anda bisa melihat isinya tanpa perlu menarik box sepenuhnya. Beberapa model juga dilengkapi tutup berengsel yang bisa dibuka tanpa mengeluarkan box.

2. Vacuum Bag Flat

Kantong vakum khusus yang dirancang dengan bentuk pipih untuk diselipkan di bawah tempat tidur. Setelah divakum, kantong berisi selimut atau pakaian menjadi sangat tipis dan bisa ditumpuk beberapa lapis di kolong.

3. Keranjang Kain Lipat

Terbuat dari kain non-woven atau canvas, keranjang ini bisa dilipat rata saat tidak digunakan. Biasanya dilengkapi handle di kedua sisi untuk memudahkan penarikan. Tampilannya lebih estetik dibanding plastik, cocok untuk tempat tidur tanpa bed skirt yang kolongnya terlihat.

4. Drawer Under Bed

Laci yang dirancang khusus untuk dipasang di bawah tempat tidur. Beberapa model tempat tidur modern sudah menyertakan laci built-in, tetapi Anda juga bisa membeli laci terpisah yang compatible dengan tempat tidur yang sudah ada.

5. Bed Riser + Storage Combo

Jika kolong tempat tidur Anda terlalu rendah, bed riser bisa menambah ketinggian kaki tempat tidur 10-20 cm. Dengan ruang ekstra ini, Anda bisa menggunakan storage box yang lebih besar dan menampung lebih banyak barang.

Perbandingan Jenis Under Bed Storage

JenisTinggiKapasitasKelebihanKekuranganHarga
Box Plastik + Roda12-20 cm30-60 LTahan air, transparanTidak bisa dilipatRp 50.000 - 150.000
Vacuum Bag Flat3-8 cm20-40 LSangat tipis, hemat ruangPerlu divakum ulangRp 15.000 - 40.000
Keranjang Kain10-18 cm20-50 LEstetik, bisa dilipatTidak tahan airRp 40.000 - 100.000
Drawer Laci15-25 cm40-80 LAkses mudah, rapiMahal, perlu instalasiRp 200.000 - 500.000
Bed Riser + Box20-35 cm50-100 LKapasitas besarMengubah tinggi kasurRp 100.000 - 300.000

Cara Mengukur Kolong Tempat Tidur untuk Storage

Sebelum membeli under bed storage, Anda perlu mengukur dengan tepat agar box yang dibeli benar-benar muat. Berikut langkah-langkahnya:

    1
  1. Ukur tinggi kolong - ukur jarak dari lantai ke bagian bawah rangka tempat tidur. Kurangi 2-3 cm untuk kelonggaran agar box bisa masuk dan keluar dengan mudah
  2. 2
  3. Ukur lebar dan panjang yang tersedia - perhatikan posisi kaki tempat tidur dan apakah ada bagian rangka yang menjorok ke bawah
  4. 3
  5. Cek kondisi lantai - pastikan lantai rata. Lantai yang tidak rata bisa membuat box beroda sulit ditarik
  6. 4
  7. Perhatikan akses - tentukan dari sisi mana Anda akan menarik box. Pastikan tidak ada furnitur lain yang menghalangi akses
  8. 5
  9. Hitung jumlah box yang bisa masuk - bagi luas kolong dengan ukuran box untuk mengetahui berapa banyak box yang bisa ditampung

Tips penting: selalu sisakan sedikit ruang di antara box agar sirkulasi udara tetap terjaga dan Anda bisa menarik box yang ada di tengah tanpa harus mengeluarkan semuanya.

Barang yang Cocok Disimpan di Kolong Tempat Tidur

Tidak semua barang cocok disimpan di bawah tempat tidur. Idealnya, simpan barang yang memenuhi kriteria berikut: jarang dipakai, tidak mudah rusak, dan tidak memerlukan akses harian.

Barang yang Ideal

  • Selimut dan bedcover cadangan
  • Pakaian musiman yang sedang tidak dipakai
  • Sepatu koleksi yang jarang digunakan
  • Tas dan koper
  • Buku dan majalah
  • Perlengkapan hobi yang jarang dipakai
  • Dokumentasi penting dalam box kedap air

Barang yang Sebaiknya Tidak Disimpan

  • Makanan atau snack - bisa mengundang serangga dan tikus
  • Barang elektronik sensitif - debu dan kelembapan bisa merusak
  • Barang berbau tajam - bau bisa meresap ke kasur
  • Barang yang sering dibutuhkan - akan merepotkan jika harus mengambil setiap hari

Tips Organisasi Under Bed Storage

Memiliki under bed storage saja tidak cukup - Anda perlu sistem organisasi yang baik agar barang mudah ditemukan:

Gunakan Sistem Kategori

Pisahkan barang ke dalam box yang berbeda berdasarkan kategori. Misalnya, satu box khusus selimut, satu box khusus pakaian musiman, dan satu box khusus sepatu. Jangan mencampur kategori dalam satu box karena akan menyulitkan pencarian.

Beri Label yang Jelas

Tempel label di sisi box yang menghadap keluar (sisi yang terlihat saat Anda membungkuk). Gunakan label yang cukup besar dan tulisan yang jelas. Untuk box transparan, label tetap berguna karena Anda tidak perlu menarik box untuk mengecek isinya.

Buat Peta Penyimpanan

Jika Anda memiliki banyak box di bawah tempat tidur, buat sketsa sederhana yang menunjukkan posisi setiap box dan isinya. Tempel peta ini di bagian dalam pintu lemari atau di tempat yang mudah dilihat.

Rotasi Isi Secara Berkala

Setiap 3-6 bulan, keluarkan semua box dan evaluasi isinya. Apakah ada barang yang sudah tidak dibutuhkan? Apakah ada barang yang seharusnya dipindahkan ke tempat yang lebih mudah diakses? Rotasi berkala juga memberi kesempatan untuk membersihkan area kolong dari debu.

Menjaga Kebersihan Area Kolong Tempat Tidur

Area di bawah tempat tidur rentan menjadi sarang debu jika tidak dibersihkan secara rutin. Berikut jadwal perawatan yang disarankan:

  • Mingguan - vakum atau sapu area kolong yang tidak tertutup box
  • Bulanan - tarik semua box keluar, bersihkan lantai secara menyeluruh, dan lap permukaan box
  • Per 3 bulan - buka tutup box untuk memeriksa kondisi isi dan mengganti silica gel jika ada
  • Per 6 bulan - evaluasi dan reorganisasi isi box. Buang atau donasikan barang yang sudah tidak dibutuhkan

Untuk mencegah debu menumpuk terlalu cepat, pertimbangkan menggunakan bed skirt yang menjuntai hingga lantai. Selain mempercantik tampilan tempat tidur, bed skirt juga mengurangi jumlah debu yang masuk ke area kolong.

DIY Under Bed Storage yang Mudah

Jika budget terbatas, Anda bisa membuat under bed storage sendiri dengan bahan-bahan sederhana:

  • Kardus bekas yang diperkuat - lapisi kardus besar dengan lakban bening untuk menguatkan strukturnya, lalu tempelkan handle dari tali. Cocok untuk penyimpanan sementara
  • Laci bekas ditambah roda - laci dari meja atau lemari lama yang sudah tidak terpakai bisa dipasangi roda kaster kecil
  • Container plastik rendah - container plastik yang dijual di toko Rp 10.000-an bisa menjadi under bed storage sederhana

Meskipun solusi DIY lebih murah, pastikan container yang Anda gunakan cukup kuat menahan beban isi dan tidak mudah pecah saat ditarik keluar-masuk.

Kesimpulan

Under bed storage adalah cara cerdas dan ekonomis untuk menambah kapasitas penyimpanan rumah tanpa memerlukan furnitur tambahan. Dengan memanfaatkan kolong tempat tidur yang biasanya terbuang sia-sia, Anda bisa menyimpan puluhan liter barang secara tersembunyi dan rapi.

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan sekarang adalah mengukur kolong tempat tidur dan menentukan jenis storage yang paling sesuai. Mulailah dengan satu atau dua box untuk barang musiman, lalu tambahkan secara bertahap sesuai kebutuhan. Ruang penyimpanan ekstra sudah menunggu di bawah tempat tidur Anda - saatnya memanfaatkannya.